Hai, sobat Dodol! Selamat merayakan kehidupan dan selamat datang di Dodolo! Selamat datang di tempat untuk para orang yang merasa kesepian! Kamu akan disuguhi dengan berbagai cara untuk memberantas kesepian, walaupun itu tidak sepenuhnya bisa dihilangkan (dari kehidupan), tapi itu bisa dikurangi.
Dodolo: Catatan: Cara-cara agar curhatanmu dituliskan di halaman ini, silakan tekan pada bar navigasi "Mau Diskusi Lebih Lanjut? Klik Sini, Yuk!", lalu ketik pesan seperti,"Halo, saya hendak menuliskan curhatan yang saya miliki untuk dituliskan di Dodolo", tuliskan kalimatnya dalam tanda kutip dua (") kalimat apa yang ingin dituliskan di Dodolo, lalu kirimkan.
Bagian kutipan ini adalah konten Dodolo seputar berbagai kalimat yang dikutip dari orang lain/para pengguna Dodolo.
Berikut ini kalimat-kalimatnya (masih harus diperbaharui):
Kutipan dari Dea, ia mengungkapkan bahwa ia sendiri pernah merasa sendirian di tempat yang banyak orang dan cukup berisik. Apakah ia teriksa? Ya! Katanya memang merasa sakit hati dan penderitaannya semakin bertambah setelah menyadari bahwa dirinya TIDAK MEMILIKI TEMAN DEKAT atau yang bisa diajak mengobrol apapun (sefrekuensi).
Pernahkah kamu merasa kesepian, padahal banyak orang di sekitarmu? Itu tandanya Tuhan sedang mengajarkanmu arti dari menerima dan menghargai kesendirian, termasuk menghargai dan meneriman dirimu sendiri yang tentunya memiliki banyak kekurangan.
Pernahkah kamu merasa sendirian dan itu rasanya nikmat sekali ketimbang bergaul? Itu karena Tuhan sedang memberitahumu bahwa kesendirian adalah cara lain untuk meraih kebahagiaan.
Pernahkah kamu merasa buntu? Itu tandanya Tuhan menyuruhmu untuk beristirahat terlebih dahulu setelah sekian lamanya kamu berjuang meraih sesuatu.
Berjuang tanpa istirahat itu melelahkan. Tuhan saja sudah menjadikan waktu malam sebagai waktu agar manusia bisa beristirahat. Jangan menganiaya dirimu sendiri, tubuhmu butuh istirahat!
Berlaku adillah terhadap dirimu sendiri, jangan zalim kepada diri sendiri, kau rela berlelah-lelah memenui keinginan orang lain, sedangkan keinginanmu saja belum terpenuhi karena terlalu sibuk mengurusi kehidupan milik orang lain.
Jangan sampai hakmu untuk LEBIH menghargai dirimu sendiri kau musnahkan karena kamu terlalu memedulikan orang lain. Cukup peduli kepada orang lain, tidak perlu sampai benar-benar memikirkan bagaimana orang lain akan hidup tanpa dirimu, atau bagaimana kamu bisa hidup tanpa adanya teman-temanmu di sekitarmu.
Tidak ada kata terlambat untuk berubah? Itu bisa saja terjadi, bisa juga tidak terjadi. Hal itu bisa saja tidak terjadi karena kematian itu tidak ada yang tahu pasti kapan datangnya, kapan seseorang akan meninggal, tidak ada yang tahu kecuali Tuhan. Belum tentu, kamu misalnya akan hidup di keesokan hari.
Kematian itu pasti datang.
Jika sudah tahu bahwa kematian itu bisa datang kapan saja, maka segeralah berbenah diri, mulailah berubah, mengubah apapun yang melekat pada dirimu, kekuranganmu kau jadikan sebagai kelebihan dengan terus belajar.
Selagi masih ada kesempatan, maka tolong manfaatkan kesempatannya, agar kamu tidak menyesal di kemudian hari.
Apakah kematian membuat perasaan kesepianmu semakin bertambah? Tolong tenang, sebenarnya kematian itu memang menakutkan, tapi itu tidak bisa dihindari. Jadi, tolong tetap tenang, jangan khawatirkan kematianmu, yakinlah jika kamu memang benar-benar sudah berusaha untuk menjadi yang terbaik, rajin ibadahnya, maka atas izin Tuhan kamu akan meninggal dalam keadaan yang baik.
Tolong, hindari berdusta, berlaku tidak adil, mendukung perilaku apapun yang tidak dibenarkan dalam agama dan hukum negara, maka atas izin Tuhan, kamu akan menjadi orang yang dipercayai oleh orang lain
Tuhan itu suka sekali dengan orang yang berusaha dan berjuang.
Tuhan tidak suka dengan orang yang menyia-nyiakan waktunya.
Kesepian itu, Tuhan barangkali akan menjadikannya sebagai pelajaran bagimu agar kamu tidak berlebihan mengharapkan pujian atau kasih sayang dari orang selain dirimu sendiri.
Tidak bisakah kamu puji dirimu sendiri atas berbagai pencapaianmu?
Tidak bisakah kamu katakan ke orang tuamu bahwa kamu tuh sedang kesepian dan ingin ditemani untuk sementara waktu?
Dodolo juga pernah nih mengalami kesepian yang sangat menyakitkan, sehingga Dodolo kesulitan untuk melakukan kegiatan sosial. Dan itu bisa Dodolo lalui karena Dodolo punya keyakinan bahwa kesepian itu juga ada pelajaran dibaliknya yang Dodolo belum tahu jawabannya. Dodolo masih mencari dan akhirnya ketemu, yaitu kita tidak boleh menggantungkan kebahagiaan kita ke orang lain.
Kebahagiaanmu tidak seharusnya kamu gantungkan kepada orang selain dirimu, karena itu sama saja dengan menyiksa dirimu sendiri. Kamu berpikir bahwa dengan bergaul, kamu akan bisa benar-benar bahagia, padahal, dalam bergaul itu sendiri akan selalu ada hal yang membuat pergaulannya menjadi tidak nyaman.
Dodolo sangat berterima kasih kepadamu karena kamu masih hidup dan mampu melalui hari-hari yang sepi.
Selamat merayakan kehidupan, Dodolo sangat senang karena kamu masih bisa membaca tulisan ini.
Selamat hidup dalam kesepian, ingatlah bahwa kesepian itu akan mengajarkanmu bahwa standar kebahagiaan setiap orang berbeda-beda. Ada orang yang sendirian pun ia merasa sudah bahagia, ada orang yang bergaul dia merasa bahagia, dan lain-lain.
Jika tidak segera kamu tangani perasaan kesepian yang berlebihan dalam dirimu, maka kemungkinan besar, itu bisa membuatmu tertekan dan pada akhirnya kamu bisa saja mengakhiri hidupmu sendiri karena terlalu sering merasa sendiri atau terasing dari orang lain
Kesepian bisa diatasi, salah satunya adalah dengan tidak menyendiri terus-menerus, tolong bergaullah dengan orang lain.
Kamu tidak bisa membohongi dirimu sendiri, berpikir bahwa kamu tidak merasa terasing, padahal sebenarnya kamu sangat merasa terasing dari lingkunganmu.
Perasaan kesepian itu wajar dan itu sangat biasa, karena kamu manusia, kita manusia, kita tidak selalu ingin bersama dengan orang lain.
Tidak ada orang yang sempurna.
Dalam buku Kata Kita karya Ustadzah Halimah Alaydrus, ia menulis bahwa untukmu yang merasa kesepian, sebenarnya kamu tidak sendirian, ada Tuhan dan malaikat-malaikat-Nya yang selalu bersamamu.
Masih dari penulis yang sama, dia menuliskan bahwa kita harus menjadikan waktu menyendiri sebagai sarana untuk semakin mendekatkan dirimu kepada Tuhan yang menciptakanmu dan aku.
Dalam buku Duduklah Bersamaku dan Izinkan Dirimu Tidak Mempertanyakan Banyak Hal karya Senja Rindiani, ia menuliskan bahwa kesendirian atau tidak dipedulikannya dirimu oleh orang lain adalah tanda bahwa kamu perlu belajar untuk lebih menghargai dirimu daripada harus terus memedulikan orang lain dan memenuhi keinginan mereka.
Masih dari penulis yang sama, barangkali datangnya orang-orang dalam hidupmu yang terus mengabaikanmu, mereka mengajarkanmu agar kamu lebih mengutamakan dan menghargai dirimu ketimbang orang lain.
Dalam buku Kata Kita karya Ustadzah Halimah Alaydrus, dituliskan bahwa kamu memerlukan waktu menyendiri untuk lebih mengenali, lebih bersahabat dengan dirimu sendiri.
Masih dari penulis yang sama, ia menuliskan bahwa dengan menyendiri, kita akan menjadi lebih mengingat dan mengenali yang tidak pernah meninggalkan kita (Tuhan).
Tidak apa-apa menjadi diri sendiri, itu adalah penghargaan untukmu yang pantas kamu lakukan dan terima, karena menjadi diri sendiri itu sangat tidak nyaman dan sangat sulit.
Tolong jujurlah, kamu itu manusia, yang sangat wajar bisa merasa kesepian.
Tolong jujurlah, kamu itu manusia, bisa merasa lelah, tolong jangan paksakan dirimu berkegiatan.
Tolong jujurlah, kamu itu manusia, yang bisa merasakan kesedihan, menangis, dan marah.
Tuhan memang melarang kita untuk marah, tapi Tuhan tidak menyuruh kita untuk menyangkal perasaan marah itu. Justru kita harus menerima rasa marah yang kita rasakan tanpa perlu melampiaskannya kepada perkara yang tercela.
Marah bercampur sedih karena merasa tidak ada seorang pun yang peduli denganmu? Tenang, kamu tidak sendiri, kita sama. Tapi bedanya, aku akan menjadikannya sebagai caraku berkembang, sedangkan kamu?
Tolong tanyakan kepada dirimu, "aku ingin menjadi apa suatu saat nanti?", mungkin dengan hal ini, kamu bisa berkembang, sekaligus secara perlahan melepas perasaan kesepian yang membelenggumu.
Merasa terasing itu sangat tidak nyaman, sehingga kita rasanya ingin menyingkirkan diri dari dunia yang rasanya sangat kejam?
Kamu tahu? Rasa kesepianmu, itu juga anugerah Tuhan, kamu hanya belum menyadarinya.
Kesepian adalah anugerah Tuhan karena Tuhan ingin mengajarkanmu bagaimana agar kamu lebih menghargai dirimu daripada kamu harus terus meladeni orang lain.
Siapapun yang merasakan kesepian, kita sama. Namun, apa yang akan kamu lakukan sekiranya dengan perasaan kesepianmu? Apakah dengan menjadikannya jalanmu berkembang
Tolong, katakan kepada dirimu sendiri, bahwa perasaan kesepianmu adalah wajar, aku juga pernah merasakannya.
Kesepian itu tandanya kamu perlu istirahat dari hiruk pikuk dunia.
Tidak ada orang yang suka kesepian? Itu bisa saja, karena orang yang suka kesepian barangkali ia tahu bahwa dengan perasaan kesepian itulah dirinya bisa semakin berkembang. Ia bisa menjadikan perasaan kesepian itu sebagai wadah baginya untuk menampung orang lain yang ingin saling berbagi pengalaman kesepian mereka dengan wadah tersebut.
Tolong buka menu lain di navigasi bar untuk info selengkapnya ya! Jangan biarkan perasaan kesepian membunuhmu hingga kamu tidak bisa merasakan manisnya kehidupan.